Manajemen Konstruksi adalah suatu rangkaian kegiatan yang menuntut dan dibatasi oleh waktu, biaya, tetap menjaga kualitas. Manajemen konstruksi dibagi menjadi 2 sisi pandang yaitu :

  1. Proses (development stages) / tahap pembangunan.
  2. Fungsi organnisasi

PROSES


Planning berarti merencanakan, perencanaannya berupa 2D (2 dimensi). Komprehensif planning adalah FS (activity, alokasi, waktu, biaya).

Desain berarti perancangan, obyek yang dirancang adalah obyek 3D (total desain). Desain dibagi menjadi 3 tahapan :

  1. Basic design berupa output konsep, diagram-diagram, kontekstual, alternative.
  2. Pra design berupa gambar-gambar pokok (situasi, denah, tampak, potongan, perspektif, RAB Global, spesifikasi teknis.
  3. Design development berupa gambar kerja lengkap+detail, RAB pasti, RKS teknis, perspektif, maket, animasi, mocked up.

Procurement berarti pengadaan. Ada 3 sisi yang diadakan :

  1. Pengadaan material misalnya besi, baja, semen, pasir, split.
  2. Pengadaan equipment misalnya alat-alat berat.
  3. Pengadaan tenaga ahli misalnya men power, skill laber.

Construction berarti pelaksanaan fisik bangunan.

FHO pekerjaan yang selesai 100% / mendekati 100%. Masa pemeliharaan yaitu permanen 180 hari dan semi permanen 50 hari.

SHO adalah berita serah terima pekerjaan selesai 100% . Setelah SHO selesai maka kontraktor dapat mengambil jaminan pelaksanaan, jaminan pemeliharaan. Sumber dana kredit yaitu kredit lunak (soft loan) dan kerdit keras (kredit komersil).

Daftar isian kegiatan (DIK) jika diusulkan keatas menjadi DUK (daftar usulan kegiatan) jika telah disetujui menjadi DIP/DIPA.

FUNGSI ORGANISASI


PM lengkap (1) sampai (7), (1) dan (2) pemerintah, (3) sampai (7) swasta.

Proses (development stages)

Materi / substansi PM :

  • Money
  • Machine (mesin-mesin)
  • Main power (tenaga ahli)
  • Metod (metode atau cara konstruksi/construction metod)
  • Material (material-material strategis)

Construction metod :

  • RAP (RAB profit/awal dan RAP profit/sekunder)
  • Contact sale agent, grosir
  • Construction metod (manajemen kerja)

Sumber-sumber dana untuk proyek :

  • Milik sendiri
  • Kredit (full, sebagian)
  • Kombinasi 1 & 2 (fisik dilapangan harus jelas)
  • APBN
  • APBD (propinsi, kabupaten)
  • Kombinasi 4 & 5
  • Kombinasi acak