Hai!!!!!!!!!!
Langsung saja ini adalah “surat pengakuan terkahir” saya untuk mu… saya sangat berharap kamu dapat membaca ini…entah hari ini, besok, lusa, atau kapan pun itu…

Ironis memang, setahun yang lalu saya pulang kesini untuk mendapatkan hatimu, tapi tahun ini yang pada awalnya saya pulang bermaksud untuk merayakan hari jadi kita..namun takdir berkata lain….kita pun berpisah..

Sungguh berat hati ini untuk melepaskanmu….kamu adalah yang pertama bagiku…semua yang saya sampaikan pada malam itu sebenarnya tidak semuanya jujur…ada beberapa yang terpaksa sya berbohong demi kamu….sebenarnya sangat berat waktu sya menulis “apakah kamu ingin mengakhiri hubungan ini?” Jujur sebenarnya saya masih ingin memperbaiki hubungan kita waktu itu….namun karena kamu menjawab “kita sebatas teman, sahabat saja.” Saya pun tahu bahwa memang perasaanmu tidak bisa lebih dari itu…dan saya mengerti cintaku padamu tidak bisa terus saya paksakan ke kamu…
selain itu saya tidak mau kamu terus berpikir “saya tidak bisa sakiti kamu lebih dari ini”…olehnya itu saya pun mengambil keputusan agar berpisah denganmu…

Berubahnya perasaanmu karena beberapa kesalahanku……
PERTAMA…saya yang pada awal jadian kita dulu berjanji bahwa akan selalu, setiap hari, dan kapan pun itu kan terus berkomunikasi denganmu….tapi setlah berjalan beberapa bulan, saya mulai perhitungan denganmu…terkadang saya berpikir “mengapa saya terus yang pertama  menghubungimu, yg beri perhatian terus ke kamu..terus saya kapan dapat perhatian darimu..inilah yang terkadang membuat saya tidak menghubungimu…saya terus berpikir  saya jugan ingin dimanja olehmu”…..dan ternyata ini sangat fatal akibatnya bagiku….dan setelah kamu mengetahuinya, kamu juga pasti akan marah….oleh Karena itu saya minta maaff…
KEDUA…saya yang terlalu sering bertanya-tanya tentang perasaanmu maupun pertanyaan yang aneh-aneh, ini tentu saja membuatmu jengkel dan resah.. ini sama saja bahwa saya yang tidak percaya padamu…padahal sya tahu kamu typenya memang orang yang tertutup, tapi saya yang terus paksa kamu untuk selalu terbuka….saya mengaku salah…maafkan saya..

KETIGA…..sya yang tidak bisa menemani kamu setiap saat kapan pun yang kamu mau…karena saya yang jauh dari kamu…sehingga, disaat kamu membutuhkan seseorang untuk menemanimu saya tidak bisa hadir disaat itu….akhirnya kamu juga bisa merasakan  kesepiai…seperti pada saat ulang tahunmu…saya tidak bisa hadir disisimu ketika hari istimewamu itu….ini tentu saja sangat mengecewakanmu…

betul apa yang sahabatku katakan “bahwa mempertahankan cinta itu jauh lebih sulit daripada mendapatkannya”….dan ternyata akhirnya semuanya baru kusadari ketika semua ini telah terjadi…sungguh saya sangat menyesal sudah melakukannya…seandainya ada kesempatan, saya berharap dapat bersamamu lagi…dan kamu akan betul-betul saya jaga…
Ini juga pembelajaran bagi yang saya …”jagalah cintamu jika kamu telah mendapatkannya,,jagalah dia dengan baik-baik…jangan pernah berharap kamu mendapatkan balasan, karena cintah adalah ketulusan untuk memberikan…jika kamu sudah mendapatkan cintamu percayalah padanya, jika dia berbohong itu urusan dia dengan Tuhan”

sebenarnya sebelum saya pergi, saya ingin berjumpa denganmu…hanya untuk mengucapkan terima kasih…Terimakasih atas cintamu selama setahun ini…saya kan selalu berdoa untukmu semoga kamu dapat mendapatkan cinta sejatimu…

dan setelah beberapa hari kita putus saya melihatmu sangat bahagia,…saya sangat senang bisa melihatmu bahagia….bersama duniamu..seandainya saya tahu itu, maka sejak lama kita harusnya berpisah…

AKhirnya saya harus kuat menjalani ini…berpisah denganmu sama saja dengan kehilangan setengah jiwa…tapi apa boleh buat…semua akibat itu berasal dari kesalahanku sendiri, jadi saya yang mesti menanggung segala resikonya…
dan tentang masalah tetap menjaga komunikasi darimu….mohan maaf sebesar-besarnya….bukannya mau lari dari kenyataan….tapi kamu juga harus mengerti  tentang perasaanku padamu yang begitu besar….jika saya terus menjaga komunikasi denganmu maka kapan saya bisa melupakan perasaanku ini, padahal saya harus melupakan perasaanku ini…walaupun saya tahu ini sangat sulit bagiku, namun saya harus tetap berusaha…..

TErima kasih buatmu yang telah mengisi hari-hariku ini, yang memberi warna dan kebahagian tersendiri bagiku….
T…E…R…I…M…A…..K..A…S..I…H

 

AMA..
210210 ..