Aku Minta Maaf…
Aku Minta Maaf…
Aku tidak pernah bermaksud menghancurkan hatimu…
Tuhan apa yang telah aku lakukan?
Apa Kamu menangis sekarang?
Aku tidak ingin melihatmu menangis atau bersedih…
Aku ingin membuatmu bahagia…..
Tetapi semua yang telah ku lakukan justru membuatmu sengsara…
……………………………….
Jangan menyalahkanku…
Aku hanya mencintaimu…
Aku hanya memikirkanmu….
Aku hanya mengingatmu….
Aku berharap…
Aku dapat menunjukkan hatimu padamu…
Adakah yang bisa aku lakukan pada ingatanku yang tersisa??
Oh..hatiku…
Aku hanya mencintai dia….
Aku tidak akan melupakan itu….
Dan tidak boleh….
Dapatkah Kamu melihatnya??
Dapatkah Kamu merasakan hatiku???
Aku takut ingatan yang kembali akan meninggalkanku lagi….
Sebelum aku mengatakan segalanya untukmu…
Aku harus mengatakannya…
Aku mencintaimu…
Dan aku minta maaf….
Aku bertemu denganmu karena aku lupa ingatan…
Aku meninggalkanmu karena aku lupa ingatan..
Kamu adalah hal terbaik yang terjadi  padaku…
Bagaimana aku berterima kasih kepada Tuhan karena mengirimkanmu sebagai hadiah untukku..
Aku tidak perlu mengingatmu…
Kamu bagian dariku….
Aku tersenyum, tertawa, dan tampak seperti yang kamu lakukan…
Aku mungkin saja melupakanmu…
Tapi tidak ada yang bisa memisahkanmu dari tubuhku…
Meskipun Kamu tidak pernah memberitahuku Kamu mencintaiku…
Aku tahu jauh dalam hatiku..Aku mencintaimu…
Maafkan aku karena telah meninggalkanmu…
Ku mohon…
Untuk terkahir kalinya ada yang harus ku katakan…
“……………………………………………………………….”
sepenggal surat dalam film A Moment To Remember